Peristiwa dicekiknya petugas gerbang Tol Cileunyi oleh seorang pria berseragam polisi dipicu kesalahpahaman.
Kejadian itu bermula ketika mobil patroli polisi masuk ke gerbang Tol Cileunyi menuju ke arah Jakarta bersama dua mobil pribadi yang membuntuti dari belakang.
Jadi waktu itu ada mobil patroli yang ingin masuk tol melalui Gerbang Tol Cileunyi, Mereka menggunakan free pass dan masuk ke tol, tapi dibelakangnya ada kendaraan sipil yang merupakan rombongan tidak bisa masuk karena kartu free pasnya satu.
Gerbang tol itu kan ada palang, nah wewenang untuk membuka palang otomatis itu pengawas termasuk kalau ada rombongan yang masuk," ujar Deputi General Manajer Tol Collection Manajemen PT Jasa Marga Bandung, Endang Sabarudin, kepada Tribun melalui sambungan telepon, Senin (9/5/2016).
Petugas gerbang tol, lanjut Endang, menyarankan kepada rombongan dan polisi itu untuk berkoordinasi dengan pengawas yang memiliki kewenangan membuka portal tersebut.
Namun polisi yang mengawal rombongan tersebut tiba-tiba masuk ke loket petugas Tol Cileunyi tersebut.
Mereka diminta menunggu pengawas datang. Namun, mungkin karena lama atau hal lainnya, mereka jadi marah dan tidak terima sehingga menghampiri petugas tol," ujar Endang.
Diakui Endang, pihaknya memang tidak menerima laporan akan ada rombongan yang dikawal polisi masuk ke tol melalui Gerbang Tol Cileunyi pada saat itu.
Menurutnya, terdapat prosedur yang harus ditempuh untuk iring-iringan kendaraan dengan pengawalan polisi sebelum masuk tol.
Prosedur ini harus dilaksanakan untuk pencatatan sehingga ada pertanggungjawaban. Sebab keluar dan masuknya kendaraan ke dalam tol itu akan diaudit sehingga jumlah kendaraan yang keluar dan masuk itu juga harus tercatat," ujar Endang.
Endang mengatakan, pihaknya pun tidak mengetahui dari mana rombongan itu berasal.
Menurutnya, rombongan tersebut bukan berasal dari Jawa Barat.
Saya tidak tahu dari mana. kami juga memastikan dari mana. Kami juga sudah koordinasi dengan polisi, tapi tidak berani spekulasi dari mana karena plat nomernya tidak terlihat. Tapi bukan dari Jabar," kata Endang.
Video petugas Gerbang Tol Cileunyi dicekik seorang pria berseragam polisi beredar di media sosial pada 9 Mei 2016.
Video berdurasi 49 detik itu terekam CCTV yang ada di dalam ruangan tersebut.
seorang petugas tol itu berada di dalam sebuah ruangan.
Petugas yang mengenakan rompi oranye itu terlihat sedang duduk di belakang meja.
Di sebelahnya terlihat segi empat yang menyerupai jendela.
Kepala petugas itu pun menengok keluar ruangan melalui kotak tersebut.
Tiba-tiba seorang pria berseragam polisi masuk ke ruangan tersebut. Ia langsung menghampiri petugas tol tersebut.
Seorang pria berseragam polisi itu langsung mencekik leher petugas dengan tangan kirinya.
Petugas tol langsung terkejut hingga badannya terdorong mundur ketika dicekik.
Petugas tol tersebut langsung berupaya melepaskan cekikan itu.
Keduanya pun terlibat dialog dalam rekaman tersebut. Seorang pria berseragam lainnya turut masuk ke dalam ruangan tersebut.
Seorang pria yang diduga rekan oknum polisi yang mencekik itu menunjuk wajah petugas tol dengan tangan kanannya. Adapun peristiwa itu terjadi 18 April 2016 sekitar pukul 14. 00 WIB.
