JAKARTA, KOMPAS. Puncak arus balik menggunakan kereta api diprediksi akan terjadi pada Minggu (10/8/2016). Kepala Humas DAOP 1 PT KAI, Bambang Prayitno, menyampaikan sejumlah tips untuk masyarakat yang akan kembali ke Jakarta dan sekitarnya menggunakan kereta api.
Barang bawaan biasanya kan yang sering dibawa pemudik dari kampung halaman ya. Itu perlu diperhatikan," kata Bambang saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jumat (8/7/2016).
Penumpang diminta untuk tidak membawa barang melebihi kapasitas yang ditolerir, yaitu 20 kilogram. Sebab jika lebih, penumpang akan dikenakan biaya tambahan per kilonya Rp 10. 000 untuk kelas eksekutif, Rp 6. 000 untuk kelas bisnis, dan Rp 2. 000 untuk kelas ekonomi.
Lagipula akan menyusahkan penumpang sendiri nanti, bawalah seperlunya" ujar Bambang.
Jika tidak ada masalah dengan berat bawaan, Bambang mengimbau agar barang yang dibawa tidak akan menimbulkan masalah selama perjalanan.
Jangan bawa oleh-oleh makanan yang baunya menyengat seperti durian, nanti akan kami larang di pintu masuk stasiun keberangkatan. Karena pusing kan baunya di gerbong AC tertutup mengganggu orang lain," katanya.
Selain makanan yang menyengat, Bambang juga mengimbau agar penumpang tidak membawa senjata tajam. Jika kedapatan akan disita oleh kru di kereta.
Untuk yang membawa anak juga sebisa mungkin disiapkan barang yang diperlukan. Anak di bawah tiga tahun itu gratis, tapi tetap terdaftar di manifes penumpang," ujar Bambang.
Terakhir, Bambang menyarankan agar penumpang dari stasiun keberangkatan maupun sesampainya di Jakarta, sudah merencakan dengan matang perjalanan dari dan ke stasiun.
Perhatikan waktu keberangkatan, pastikan kendaraan umum apa yang akan dinaiki, atau mungkin dijemput sanak saudara. Jangan sampai ada yang tertinggal," katanya.
