Sebuah helikopter tempur Rusia yang sedang melakukan misi penyerangan ditembak jatuh oleh militan ISIS di dekat Palmyra, Suriah menewaskan dua orang pilotnya. Demikian disampaikan Departemen Pertahanan Rusia di Moskow.
Minggu, (10/7/2016).
Kru menerima permintaan dari kelompok komando Suriah untuk membantu mengalahkan teroris yang bergerak maju dan melakukan penembakan. Kapten pesawat, Ryafagat Khabibulin memutuskan untuk melakukan serangan.
Menurut Departemen Pertahanan Rusia, helikopter tersebut ditembak dengan senjata anti tank TOW buatan Amerika Serikat (AS) oleh militan ISIS saat berusaha kembali ke pangkalan militer setelah berhasil menghalau serangan teroris. Helikopter tersebut jatuh di wilayah yang dikuasai pasukan Suriah, kedua pilotnya dilaporkan sehat.
Dengan tewasnya dua korban pada 8 Juli itu, jumlah korban jiwa pasukan Rusia di Suriah bertambah menjadi 10 orang.
