JAKARTA, KOMPAS. Ratusan pegawai di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengawali hari pertama bekerja setelah libur Idul Fitri dengan halalbihalal dan apel gabungan di Lapangan Upacara Gedung Kemenkumham, Jakarta, Senin (11/7/2016).
Apel pagi yang dimulai pada pukul 08. 00 WIB itu dipimpin Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly.
Ia menyampaikan beberapa hikmah dari berpuasa dan dapat diresapi dalam kehidupan serta menjalankan tugas.
Yasonna mengatakan, puasa mengajarkan kejujuran dan kesabaran.
Dalam pelaksanaan tugas memenuhi tuntutan masyarakat akan pelayanan yang baik, maka kejujuran dan kesabaran harus dijadikan dasar dalam bersikap.
Kami berharap komplain dan kritik bisa diresapi dengan baik," ujar Yasonna dalam sambutannya.
Ia mengatakan, esensi Idul Fitri juga harus dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan.
Oleh karena itu, Yasonna mengimbau jajaran pegawai di Kemenkunham memanfaatkan momentum Hari Raya sebagai tonggak meningkatkan kinerja.
Dijadikan tonggak untuk bekerja keras dan ikhlas dalam bertugas," tutur dia.
Yasonna optimistis, jika hal ini dilaksanakan, maka anggaran yang dipercayakan oleh negara dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Sehingga, manfaat juga akan diterima oleh masyarakat luas," kata dia.
Ia berharap Kemenkumham menjadi salah satu kementerian yang terbaik dalam pemerintahan saat ini.
Seusai apel, jajaran pegawai melaksanakan halalbihalal, saling bersalaman, dan melanjutkan aktivitas harian.
