Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dery Agung Wijaya (dua kiri) menginterogasi tersangka begal, Tedi Anggoro (24), saat ekspos di Mapolresta setempat, Senin (11/7/2016).
BANDAR LAMPUNG--Anggota Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung meringkus tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan P. Emir M Noor, Bandar Lampung. Tersangka Tedi Anggoro (24) yang melakukan aksi bersama rekannya berinisial M menjadi spesialis begal di kawasan fly over Bandar Lampung.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dery Agung Wijaya, menjelaskan dua penjahat itu dalam aksinya mencari target pengendara motor. Saat ditemui targetnya, tersangka pun mulai memepet korban dan mengambil paksa motor dengan ancaman.
Dalam aksi terakhirnya, kata dia, tersangka melarikan motor milik Saiful Anwar, warga Sukadanaham, Bandar Lampung yang ditarik paksa motornya di Jalan fly over Jalan Gajah Mada, Pahoman, Bandar Lampung.
Kejadian yang dialami korban sekitar pukul 23. 30, Sabtu (21/5) lalu. Saat itu korban sedang asik berfoto di atas fly over. Kemudian korban didatangi pelaku dan menendang korban hingga terjatuh dan menodongkan senjata tajam hingga akhirnya motor Mio GT milik korban dibawa tersangka," kata Dery di Mapolresta, Senin (11/7/2016).
Dia melanjutkan, atas kejahatan itu, petugas melakukan penyelidikan dan diketahui identitas tersangka. Dalam penangkapan, pelaku berusaha melarikan diri yang disertai perlawanan aktif sehingga petugas pun melumpuhkan tersangka dengan 4 tembakan di kakinya.
Hasil pemeriksaan, terhadap kejadian serupa ada 2 kali. Untuk rekannya yang DPO, masih dilakukan pengejaran dan disinyalir temannya telah beraksi sebanyak 11 kali," ungkapnya.
Dihadapan petugas, tersangka Tedi mengaku pertama kali melakukan aksi itu atas ajakan rekannya. Dalam aksinya, tersangka bertugas menunggu di atas motor, rekannya yang melakukan eksekusi pencurian.
Saya bawa motor, kawan itu yang sudah sering. Tertangkap waktu lagi di jalan saat sedang main sama kawan. Hasil aksinya itu kami jual sekitar Rp2 juta dan uangnya kami bagi dua," tandasnya.
