logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

July 11, 2016 at 10:17AM

BANDUNG, KOMPAS. lahir dengan barat badan normal 3,8 kg. Seperti anak lainnya, tidak ada yang aneh dengan tumbuh kembang Arya.

Di usia 4 ke 5 tahun, tumbuh cukup drastis. Pada umur 8 ke 10, naik 72 kg," ujar ayah Arya, Ade, dalam konferensi pers di RS Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat, Senin (11/7/2016).

Ade menjelaskan, sebelum konsultasi ke dokter, anaknya bisa makan 4 kali sehari. Ia juga kerap mengonsumsi mi instan.

Kalau mengonsumsi mi instan, makan nasinya berkurang. Jadi mi instan sebagai pengganti nasi," ucapnya.

Namun, anaknya ini sering kesulitan tidur. Ketika susah tidur ini, anaknya kerap meminum minuman kemasan rasa jeruk. Selama 24 jam, anaknya bisa mengonsumsi 20 gelas minuman kemasan.

Menurut Ade, anaknya akan menangis hingga berguling-guling jika kemauannya minum minuman kemasan tidak dipenuhi.

Setelah berkonsultasi dengan dokter, orangtua Arya membatasi asupan makan sang anak. Dalam sehari, anaknya makan maksimal tiga kali.

Kalau masih lapar, dikasih pisang dan apel merah. Bisa 6 pisang dan 3 butir buah apel," ucapnya.

Ketua Tim Penanganan Pasien Arya, dr Julistyo TB Djais, SpA(K) mengatakan, dari hasil wawancara dengan keluarganya, berat badan pasien pada usia 5 tahun 90 kg. Saat ini, berat badan Arya mencapai 189,5 kg.

Keluhan sesak napas yang dirasakan terjadi sejak satu tahun sebelum masuk RS," ucapnya.

Dengan bobot sedemikian besar, Arya hanya mampu berjalan sejauh 30 meter. Ia juga sulit berdiri, berjalan, dan berpakaian sendiri. Tidurnya pun hanya bisa telungkup.

Karena keluhannya, Arya sempat dibawa berobat ke puskesmas setempat dan disarankan untuk diet. Namun, karena tidak ada perbaikan kondisi, Arya dirujuk ke RSHS oleh Kadinkes (Karawang)," kata Julistyo.

Selama ini Arya makan 4-5 kali sehari sebanyak 2 porsi, lauk 1 potong, dan sayur 1 porsi.

Ia  makan mi instan tiap hari, sekali makan 2 bungkus. Arya juga gemar mengonsumsi minuman kemasan manis sebanyak 20 kotak sehari dan eskrim.

mencapai 6. 000 KKal sebelum dilakukan diet. Tiga bulan terakhir setelah dilakukan diet, jumlah yang dikonsumsi 3. 000 KKal.

Sejak 4 bulan lalu, Arya disarankan diet dan berat badan penderita turun 4 kg.

sekarang berat badannya naik lagi," kata Julistyo.

Untuk itu, salah satu tugas tim dokter adalah mendidik orangtua untuk menjalani program yang sudah berlangsung di rumah sakit.

Karena sebagus apa pun pola di rumah sakit, jika di rumah kembali ke pola makan sebelumnya, maka pengobatan tidak akan berjalan optimal.

Arya masuk dalam anak terberat di dunia," ucapnya.

Untunglah, sampai saat ini tidak ada penyakit komplikasi akibat obesitas yang dideritanya. Lemak di tubuh Arya baru menumpuk di bawah kulit.

Tim yang beranggotakan 13 dokter spesialis akan berupaya menciutkan berat badannya. Ke-13 dokter berlatang belakang bidang gizi anak, endoktrin anak, tumbuh kembang anak, patologi klinik, radiologi, bedah anak, ortopedi, psikiatri anak, gizi, dan rehabilitasi medik.

Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. BERITA OKNUM - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger