Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengangkat dua staf khusus (stafsus) baru. Mantan Kepala Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Komjen Pol (Purn) Gories Mere bakal menjadi Stafsus Bidang Intelijen. Sedangkan, Diaz Hendropriyono diangkat sebagai Stafsus Bidang Sosial.
Senin (11/7).
Meski begitu, wanita yang akrab dipanggil Nuning ini berharap agar peran stafsus tidak tumpang tindih dengan institusi resmi bidang terkait seperti Badan Intelijen Negara, BIK, BAIS maupun Kementerian Sosial. Komunikasi antara institusi terkait dengan stafsus bidang yang sama harus berjalan harmonis dan simultan," ujarnya.
Dia menyatakan, Presiden kemungkinan memang sedang membutuhkan stafsus pada bidang intelijen. Terutama dalam tangani gangguan keamanan yang dapat mengisi peran tangani terorisme," ucap mantan anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat ini.
Seperti diketahui, Presiden telah mempunyai empat stafsus yaitu Ari Dwipayana, Sukardi Rinakit, Lenis Kogoya, dan Johan Budi SP. Dengan diangkatnya dua orang lagi, maka Presiden didampingi enam stafsus.
Johan membenarkan informasi diangkatnya Gories dan Diaz. Minggu (10/7).
