Dengan berakhirnya masa libur Lebaran, masyarakat pun kembali ke tempat peraduan usai merayakan hari raya di kampung. Tak jarang masyarakat yang kembali ke Jakarta dan daerah sekitarnya turut serta mengajak saudaranya dari kampung.
Kota Bekasi juga turut menjadi sasaran bagi pendatang dari daerah. Untuk di Kota Bekasi, diprediksi bakal ada 9. 000 pendatang baru tahun ini. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, Alexander Zulkarnaen.
Menurutnya, jumlah yang diprediksinya berdasarkan catatan pihaknya pada tahun sebelumnya. Pada 2015, ada sekira 103 ribu orang terdata sebagai warga pindahan antarprovinsi dan daerah.
Data itu sesuai catatan kami dari awal bulan Januari sampai dengan Desember 2015. Prediksi kami untuk tahun ini, ada 8. 000-9. 000 pendatang baru di Kota Bekasi," katanya, Selasa (12/7/2016).
Alexander mengungkapkan, pihaknya tak mempermasalahkan mereka yang ingin tinggal dan mengadu nasib di wilayah ini, asalkan jangan modal nekat saja.
Setidaknya, kata Alexander, pendatang harus memiliki kemampuan, karya, dan kemauan untuk bekerja. Bila perlu, pendatang membawa modal besar untuk berinvestasi dan berniaga.
Yang jadi masalahkan ketika mereka datang, tapi hanya menganggur dan tidak bekerja. Otomatis mengganggu angka kepadatan penduduk di sini," ujarnya.
