logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

July 14, 2016 at 02:53PM

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanantha Nassir menuturkan, pihaknya belum mendapatkan informasi mengenai kesiapan perusahaan kapal untuk menebus tiga warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok bersenjata Filipina. Dia juga menegaskan, dari sisi pemerintah tidak akan pernah membayar uang tebusan yang diminta penyandera.

Yang perlu kami tekankan saat ini adalah, upaya pemerintah saat ini, dan tindakan pemerintah adalah tidak membayar tebusan. Sehingga apa yang dilakukan oleh perusahaan, saya belum mendengar dalam konteks tiga terakhir ini, bahwa mereka akan membayar atau mempersiapkan," ucap Arrmanantha pada Kamis (14/7).

Di kesempatan yang sama, Arrmanantha juga menuturkan, Indonesia terus melakukan tindakan persuasif untuk mencoba membebaskan ketiga WNI tersebut. Salah satu caranya adalah dengan melakukan komunikasi dengan para tokoh-tokoh di Filipina.

Langkah-langkah yang kita lakukan adalah tindakan persuasif. Kita menggunakan kontak kita yang ada di sana. Melakukan pendekatan kepada mereka, tokoh-tokoh mereka juga, untuk mencari jalan keluar," sambungnya.

Memang kita sekarang sedikit sulit, karena Pemerintah Filipina melakukan berbagai operasi militer, sehingga kontak kita juga tidak selincah yang ingin kita arahkan," ungkap Arrmanantha.

Sementara itu, ketika ditanya apakah Indonesia mempertimbangkan opsi militer dalam membebaskan tiga WNI, Ddplomat yang kerap disapa Tata itu menyebut Indonesia mempertimbangkan semua opsi yang ada.

Semua opsi akan kita gunakan, namun kita perlu pegang utamanya adalah keselamatan para sandera, itu yang menjadi prioritas kita. Dalam hal ini ditanyakan tadi opsi militer di filipina, tentunya pemerintah Filipina akan melaksanakan itu. Namun, perlu diperhatikan soal keterlibatan tentara asing, karena di Filipina juga ada undang-undang yang mengatur keterlibatan pasukan asing di negara mereka, sehingga itu juga harus diperhatikan," pungkasnya.

Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. BERITA OKNUM - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger