logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

July 15, 2016 at 12:41PM

Budayawan Franz Magnis Suseno menyesalkan rencana eksekusi hukuman mati yang dilakukan Kejaksaan Agung dalam waktu dekat.

Menurutnya, eksekusi mati tidak sesuai dengan kemanusiaan yang adil dan beradab. Pasalnya, tidak ada kaitan antara hukuman mati dengan pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Saya anggap itu tidak sesuai dengan kemanusiaan yang adil dan beradab. Khususnya mengenai narkoba, sama sekali tidak ada kaitan hukuman mati dengan pencegahan narkoba," tegasnya di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/7/2016).

Saat ini kata dia, DPR sedang mempersiapkan Undang-Undang yang didalamnya menyangkut hukuman mati akan diatur kembali. Meski kemungkinannya tidak akan menghapus hukuman mati, namun DPR menjamin bahwa hukuman mati tidak akan cepat dilakukan.

Dia menilai apa yang akan dilakukan Kejaksaan Agung dengan mengeksekusi mati tidak dapat dibenarkan. Sebab tidak menunggu hingga payung hukum yang baru diketok.

Itu sebuah pembunuhan yudisial, siapa saja yang bertanggungjawab atas 14 orang itu? Karena itu orang-orang susah, ada Mary Veloso, dilepas pada menit terakhir. Kita enggak tahu apakah dia membawa narkoba atau tidak. Kalaupun membawa itu orang mudah dimanipulasi, masa dihukum mati," jelasnya.

Disinggung mengenai mencuatnya isu reshuffle belakangan dikaitkan dengan hukuman mati, Franz Magnis Suseno enggan berkomentar banyak. Hanya saja, jika benar rencana hukuman mati dijadikan tameng Jaksa Agung M Prasetyo untuk lepas dari kemungkinan dirombak, maka sama saja berbuat kriminal.

Ini tidak bisa saya komentari, tapi andaikata itu benar, itu masuk dalam bentuk kriminal. Membunuh orang untuk iklim politik reshuffle," pungkasnya.

Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. BERITA OKNUM - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger