berlabel Marina Srikandi terbalik di tengah laut, Jumat 15 Juli 2016. Beruntung, seluruh penumpang yang merupakan wisatawan asing berjumlah 32 orang bersama nakhoda dan tiga anak buah kapal (ABK) selamat dari kecelakaan tersebut.
Awalnya, seluruh penumpang hendak melakukan penyebrangan ke Gili Trawangan untuk berlibur. Mereka terdiri dari wisatawan berwarga negara Jerman sebanyak dua orang, Prancis 17 orang, Kanada satu orang, Inggris empat orang, Spanyol lima orang dan Denmark empat orang.
Nakhoda diketahui bernama Yusuf Toding (50), asal Lombok Timur dan tiga ABK masing-masing bernama Rendi Ardiansyah (36), Haryono (42) dan Sanufi (39).
Marina Srikandi berangkat dari Pelabuhan Rakyat Amed, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, sekira pukul 11. 15 Wita.
setinggi kurang lebih 50 sentimeter. Dia curiga ada kebocoran.
yang dia tumpangi tiba-tiba kemasukan air lebih banyak lagi. Beberapa wisatawan mulai panik. kembali ke pelabuhan.
di tengah laut. sudah terlihat berbahaya bagi penumpang, nakhoda juga tidak meminta penumpang segera mempersiapkan diri agar memakai jaket pelampung.
semakin miring dan akhirnya terbalik.
nya bermasalah, tetapi nahkodanya malah memaksakan berlayar. Balipost. Sabtu (16/7/2016).
Seluruh wisatawan asing akhirnya memilih berenang kembali ke pelabuhan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
