logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

July 18, 2016 at 08:53AM

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memasang garis polisi dan pagar bambu di bibir kawah Gunung Bromo. Ini dilakukan untuk mencegah masuknya warga Tengger selama proses puncak Kasada 21 Juli 2016 nanti.

Garis polisi dan pagar bambu diharapkan bisa menghalau dan menjadi batas untuk warga tidak menerobos ke dalam kawah.
Pada umumnya, ketika Kasada banyak warga nekat masuk ke dalam bibir kawah. Sebagai antisipasi kami memang police line dan pagar bambu," ujar Kepala BB TNBTS John Kennedie kepada wartawan di kantornya Jalan Panji Suroso, Senin (18/7/2016).

Menurut John, langkah ini menindaklanjuti dari status Waspada Gunung Bromo dan juga rekomendasi dari Pusat Vulkanologi, Mitigasi, Bencana dan Geologi (PVMBG) Bandung jarak terdekat dari bibir kawah adalah radius 1 kilometer. Tidak boleh ada yang masuk mengambil sesajen. Garis polisi dan pagar bambu untuk menghalau itu," tuturnya mengulang.

John juga menegaskan, hanya 20 orang umat (warga Tengger) yang nantinya diperbolehkan masuk kawasan Gunung Bromo, mulai dari tangga sebagai jalur satu-satunya menuju puncak. Hanya boleh 20 orang yang naik," tegasnya.

Sementara untuk meningkatkan pengawasan, lanjut John, turut disebar 360 tim khusus selama proses ritual Kasada. Tim tersebut bertugas menghalau warga maupun pengunjung yang nekat menerobos naik menuju puncak gunung tereksotik di Jawa Timur tersebut.

John memprediksi sekitar dua ribu orang akan memadati kawasan kaldera Gunung Bromo. Jumlah itu belum termasuk pengunjung yang akan menyaksikan langsung ritual tahunan warga Tengger itu.

Karena bukan hari libur, karcis bagi wisatawan domestik sebesar Rp 27. 500 per orang, untuk mancanegara Rp 200. 500," terang dia.

Pihaknya berkeyakinan, status Gunung Bromo akan beransur turun sebelum hingga puncak perayaan Kasada. Meski begitu, antisipasi terhadap bahaya erupsi terus dikoordinasikan dengan pihak terkait. Kami juga dibantu Polri dan TNI. Keyakinan kami, aktifitas erupsi akan turun," tutupnya.

Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. BERITA OKNUM - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger