logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

July 20, 2016 at 03:15PM

Pasca-liburan panjang siswa merindukan masuk ruang kelas untuk menimba ilmu. Namun, hal itu rupanya tidak dirasakan siswa yang sekolah di SDN Paopae Laok VII, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Sejak hari pertama masuk, gedung sekolah tersebut disegel oleh pemilik lahan. Akibatnya, siswa yang menjadi korban. Mereka tidak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas, melainkan harus mengungsi ke musala milik warga setempat.

Para siswa belajar dengan cara lesehan karena tidak ada bangku dan meja di musala. Kondisi tersebut membuat fokus belajar siswa terganggu karena siswa belajar ada yang sambil tiduran.

Kondisi tersebut sangat ironi karena terjadi saat pemerintah ingin memajukan dunia pendidikan. Tapi kasus penyegelan gedung sekolah masih saja terjadi karena permasalahan lahan belum selesai antara pemilik dengan pemerintah.

Saya merasa prihatin dan kecewa atas adanya penyegelan ini. Karena anak saya yang baru masuk sekolah tidak bisa merasakan duduk di bangku gedung SD, tetapi belajar di musala," ujar salah seorang wali murid, Maniri, Rabu (20/7/2016).

Marini merasa sangat kasihan terhadap anaknya. Sebab, sebelum masuk anaknya sangat semangat untuk masuk sekolah. Sejumlah peralatan sekolah telah dibeli seperti buku, pensil, seragam, tas dan sepatu.

Namun, ketika masuk belajar di musala. Kami berharap pemerintah daerah segera mengatasi persoalan ini, sehingga siswa bisa belajar di ruang kelas seperti siswa pada umumnya,” ujarnya.

Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. BERITA OKNUM - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger