logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

July 20, 2016 at 07:43AM


JAKARTA, KOMPAS. Respons pemerintah terkait kasus vaksin palsu dinilai terlalu sederhana. Padahal, kejahatan tersebut dianggap merupakan kejahatan serius menyangkut hak warga negara akan kesehatan.

Hal itu disampaikan Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Puri Kencana Putri, saat memberikan pernyataan di RS Harapan Bunda, Jakarta Timur, Rabu (20/7/2016).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Alvon Kurnia Palma serta para orangtua yang menuntut kejelasan nasib anak mereka yang menjadi korban vaksin palsu di RS tersebut.

Respons negara sejauh ini hanya menyederhanakan masalah, mengganti vaksin palsu dengan vaksin ulang. Padahal, ini kejahatan terhadap masa-masa terbaik si anak dalam menerima vaksin sebagai bagian dari masa pertumbuhannya," kata Puri, Rabu siang.

Kasus vaksin palsu, kata Puri, adalah bentuk pelanggaran terhadap hak anak. Selain itu, kejahatan tersebut menurutnya merendahkan kesehatan anak dan mengancam keselamatan mereka di masa depan.

Kontras menilai peran pengawasan dari Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sangat lemah sehingga memberi celah pada bisnis vaksin palsu tersebut.

memberi perhatian lebih serius untuk membongkar dan menyelesaikan kasus vaksin palsu sampai ke akarnya.

Presiden harus beri perhatian serius untuk bongkar kasus vaksin palsu yang sudah bertahun-tahun sampai ke akarnya," ujar Puri.

Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. BERITA OKNUM - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger