logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

July 20, 2016 at 12:18PM

JAKARTA, (PR). Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin melarang wartawan bermain Pokemon Go di lingkungan Istana Kepresidenan. Larangan itu dikemukakan Bey di Istana Negara, Jakarta, Rabu 20 Juli 2016 dengan alasan lingkungan Istana harus tetap steril. Larangan itu tak hanya untuk wartawan tetapi semua staf atau siapa pun yang ada di Istana.

Bey menjelaskan, larangan ini berdasarkan arahan langsung dari Kepala Sekretariat Kepresidenan Darmansjah Djumala, Sekretaris Militer Presiden Hadi Tjahjanto, dan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Bambang Suswanto. Larangan ini muncul setelah pengamatan adanya sejumlah orang yang bergerak dan bertingkah aneh.

Jangan sampai, kata Bey, ada kecurigaan paspampres atas gerakan-gerakan yang mencurigakan di Istana karena orang-orang yang ketagihan bermain Pokemon Go. Sebenarnya sederhana, ini kan kantor presiden bukan tempat bermain. Alasan sederhana saja, jadi kita datang ke sini bekerja untuk meliput kegiatan presiden bukan untuk bermain. Karena kita kalau kesini ada masalah keamanan," kata Bey.

Bey mengingatkan siapa pun yang masuk ke istana melalui pemeriksaan dan pengecekan identitas. Sehingga tidak seharusnya ada yang menyalahgunakan izin yang sudah diberikan itu.

Tempat ini harus steril soal keamanan. Nah, sementara kalau main Pokemon kan harus banyak bergerak juga. Misalnya bermain terus banyak bergerak jadi menimbulkan kecurigaan dari pengamanan baik tim keamanan dalam mau pun paspampres," kata Bey.

Untuk menghilangkan atau menghindari kecurigaan-kecurigaan itu, Bey menyarankan agar tidak ada yang bermain Pokemon dan semua pihak harus menjunjung tinggi aturan yang ada di sini.

Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. BERITA OKNUM - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger