Kepada wartawan yang menemuinya di Mapolsek Bogor Barat, Bogor, Minggu (3/7/2016), Adnan mengaku membeli senjata itu dari Bandung. Ada rekannya yang menjual dengan harga Rp 5 juta.
Di Bandung, Rp 5 juta. Beli sama teman," kata Adnan.
Dia juga menyebut sudah memiliki senjata itu sejak enam bulan lalu. Pistol itu digunakan menembak Sapri pada Sabtu (2/7) malam di jalan Raya Mayjen Ibrahim Adji Kelurahan Sindang Barang, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
|
|
Sapri terluka parah di bagian wajah. Sementara Soleha, seorang penumpang yang duduk di samping Sapri pun terluka kena proyektil peluru.
Adnan lalu ditangkap polisi pada Minggu (4/7/2016) dinihari oleh tim buser Polsek Bogor Barat setelah menerima laporan dari Sapri. Dari rumah Adnan, petugas mengamankan barang bukti berupa pistol rakitan jenis revolver berikut peluru. Dari keterangan sementara, Adnan nekat menembak Sapri karena kesal lantaran kendaraannya disalip oleh Sapri.
Polisi terus mengusut kasus ini dan akan mengurai soal senjata api tersebut.
