Dusnawati menceritakan pada pagi hari sekitar pukul 08. 00 WIB dirinya dipanggil oleh salah satu tetangganya yang ingin memberi oleh-oleh. Setelah menerima oleh-oleh tersebut dirinya duduk di teras rumah untuk bersantai. Tiba-tiba ada beberapa warga yang berteriak ada kebakaran.
Waktu sedang duduk di teras, ada warga yang teriak ada kebakaran. Saya nyari dimana kebakaran, tiba-tiba ada ledakan dari got. Kencang ledakannya. Saya sampai terdorong dari pagar ke pintu masuk seperti terbang kira-kira 50 meter," ujar Dusnawati di rumahnya Perumahan Sukmajaya Permai blok F6, Depok, Jawa Barat, Minggu (3/7/2016).
|
|
Ini lukanya ada di tangan, muka dan rambut saja tadi terkena api," lanjutnya.
Sebelumnya, terjadi ledakan di gorong-gorong Perumahan Sukmajaya Permai blok F6 akibat bensin yang dibuang terkena percikan api lalu mengakibatkan ledakan. Ada 3 rumah yang rusak akibat kejadian tersebut. Wakapolres Depok AKBP Candra Kumara yang berada di lokasi mengatakan ledakan tersebut murni karena kelalaian pelaku HS (50) yang membuang bensin ke gorong-gorong.
HS membuang bensin karena dirinya salah membeli bahan bakar untuk mobil Fortuner. Seharusnya yang dibeli adalah solar. Akibat perbuatannya, HS saat ini sudah dimintai keterangan di Polres Depok.
