logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

July 08, 2016 at 07:31AM

JAKARTA, KOMPAS. Rakyat (PUPR) Herry Trisaputra Zuna memilih untuk tidak menanggapi pernyataan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang melemparkan kesalahan dan tanggung jawab kemacetan parah jelang pintu keluar Tol Pejagan-Brebes yang berakibat meninggalnya belasan pemudik.

no comment. Kompas. Jumat (8/7/2016).

Namun, Herry mengakui kemacetan dan insiden kematian belasan pemudik selama kurun 29 Juni hingga 5 Juli 2016 lalu merupakan tanggung jawab bersama.

Semua harus bertanggung jawab, termasuk dirinya dan BPJT yang dipimpinnya. Pasalnya, menjelang H-7 Lebaran, pemerintah menggelar rapat koordinasi kesiapan mengawal dan memonitor arus mudik dan balik.

Semua pihak yang terlibat dalam kelancaran dan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran hadir. BPJT, Korlantas Polri, Dirjen Perhubungan Darat, semua ada," ungkap Herry.

Jadi, kata dia, tidak seharusnya Menteri Jonan mengatakan BPJT tidak siap menghadapi situasi seperti di Brebes tempo hari.

SOP). pengalihan arus lalu lintas, dan juga buka tutup gerbang tol.

Semua sudah disepakati bersama. Masalahnya adalah, jumlah kendaraan melonjak dibanding ketersediaan jalan. Untuk ini pun kami sudah mengantisipasinya dengan menyiapkan jalur-jalur alternatif," sebut Herry.

Jalur Lebaran yang bisa digunakan oleh pemudik, kata Herey, tidak sebatas jalan tol, melainkan ada juga jalan non-tol dengan kapasitas dan level yang dimiliki provinsi, kota dan kabupaten yang dilintasi maupun dituju.

Jalan non-tol tersebut di antaranya adalah jalur lintas utara jawa yang merupakan kelas jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten/kota atau jalan kecamatan yang justru bukan merupakan domain BPJT.

Ini adalah tanggung jawab bersama. Mari kita cari solusi bersama," kata Herry.

Terkait antisipasi arus balik Lebaran, Herry memastikan SOP yang dijalankan saat arus mudik akan diterapkan kembali. Namun intensitasnya lebih ditingkatkan.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, mengatakan, kemacetan parah yang terjadi di pintu tol Brebes Timur membuktikan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) belum siap menghadapi situasi seperti saat arus mudik Lebaran.

Jonan mengatakan, membludaknya jumlah kendaraan yang lewat dari Gerbang Tol Brebes Timur, diyakini sudah diprediksi BPJT. Namun, Jonan tidak mengetahui mengapa kemacetan parah itu masih bisa terjadi.

Jonan mengakui, kemacetan saat arus mudik Lebaran tahun ini sangat parah dibanding kemacetan di tahun sebelumnya.

Memang sangat parah (kemacetan tahun ini), BPJT belum siap sebagai operator. Kalau prediksi pasti diprediksi, tapi karena nggak siap. terakhir kan di Brebes, bisa seperti itu juga (macet), karena jalannya bukan jalan arteri," ujar Jonan saat ditemui di pusat kendali kereta api di Pusat Kendali Daerah Operasi 1, Bukit Duri, Jakarta Selatan (7/7/2016).

Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. BERITA OKNUM - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger