Setidaknya 30 orang dilaporkan tewas di Kota Selatan Prancis, Nice saat sebuah truk menabrak kerumunan ramai yang merayakan libur nasional Bastille Day pada Kamis malam.
Truk menabrak kerumunan di Promenade des Anglais dekat jalan di pusat kota.
Mads Stark, seorang saksi mata, mengatakan ia melihat setidaknya 25 mayat tergeletak di tanah dalam keadaan ditutupi kain putih.
Setidaknya 100 terluka dalam serangan ini, dengan korban tewas dikhawatirkan akan terus bertambah.
Hingga saat ini, polisi dan sopir truk saling terlibat baku tembak setelah terjadi kecelakaan. Sopir truk dilaporkan tewas dalam insiden ini.
Saluran televisi Prancis BFM TV mengatakan petugas kepolisian lokal menganggap insiden ini sebagai sebuah serangan teror dan meminta orang-orang untuk berdiam diri di rumah.
Seorang saksi mata mengatakan ia melihat sopir truk melakukan penembakan, setelah menabrak kerumunan masa.
Ada pembantaian di jalan. Jumat (15/7/2016).
Saya sedang menikmati kembang api di Bastille Day seperti ribuan orang lain dekat balkon di Nice," ujar reporter Al Jazeera, David Coady di tempat kejadian.
Ini adalah situasi yang sangat membingungkan. Karena pada saat yang sama, masih ada beberapa kembang api terjadi," katanya.
