Metrotvnews. Tim Homeless Word Cup (HWC) Indonesia menggelar syukuran usai meraih peringkat ketujuh dalam ajang dunia HWC 2016 di Glasgow, Skotlandia, 10-16 Juli silam. Bertempat di Rumah Cemara, selaku National Organizwe HWC Selasa 19 Juli, para penggawa Merah Putih berkumpul dalam acara sederhana.
Delapan orang penggawa Timnas HWC saling berbagi pengalaman berjuang di Skotlandia. Keceriaan pun menghiasi acara saat satu sama lain saling mengingatkan memori sepanjang kompetisi sepak bola internasional bagi mantan pengguna narkotika, psikotropika, dan zat aditif (Napza) tersebut.
Tentu ini menjadi sebuah kebanggaan yang tak ternilai harganya, banyak pembelajaran yang didapat selain prestasi dalam olahraga," tutur Wisnu, Kapten Timnas HWC Indonesia dalam jumpa media di Rumah Cemara, Jalan Gegerkalong Girang No. 52, Kota Bandung, Selasa (19/7/2016).Meski hanya meraih peringkat ketujuh, namun Wisnu tetap bangga karena bisa mengharumkan nama Indonesia di ajang tersebut. Pasalnya dengan mengikuti ajang tahunan bagi mantan pengguna Napza itu, Wisnu mendapatkan berbagai pelajaran yang sangat berharga.
Bagi kami, kalah menang bukan tujuan utama, karena pengalaman yang berharga dalam ajang ini tentu memberikan pelajaran penting," tuturnya.
Hal senada juga diungkapkan Direktur Rumah Cemara Anton Djajaprawira, yang berharap dengan mengikuti ajang tersebut bisa berdampak positi terhadap para penggawa Timnas HWC. Terlebih salah satu pemain Timnas HWC Indonesia, yakni Eman Sulaiman, 27, menyabet penghargaan sebagai kiper terbaik.
Kami harap apa yang dilakukan teman-teman saat ini bisa memberi dampak positif bagi peserta yang tergabung dalam tim maupun masyarakat luas," kata Djaja di tempat yang sama.
Seperti diketahui, Timnas HWC Indonesia berhasil meraih prestasi peringkat ketujuh setelah bersaing dengan 64 tim dari 52 negara yang ikut serta di Glasgow, Skotlandia.
